Make your own free website on Tripod.com
GELORA JIWA


Siapa kata setia tak mungkin berlaku curang? Siapa menduga kasih takkan bertukar menjadi benci? Katakan sejujurnya, bagaimana harus disukat bahagia jika dalam hati Intan Azureen berkocak dilanda asmara?

Seraut wajah tenang itu tiba-tiba berubah menyimpan seribu luka. Keluh resahnya sekadar melunakkan hati yang duka. Bagaimana harus dijelaskan, setianya bukan lagi untuk Hanif Azman tunangnya. Tapi, kasihnya sudah berpaling jauh pada Hanif Ashman dalam sekelip mata.

Siapa merampas dan siapa yang dirampas? Siapa yang berhak dan siapa pula yang tak punya hak? Intan Azureen lemas di tengah-tengah kekusutan. Dia harus teguh memegang janji wasiat; membina ruma tangga dengan lelaki pilihan keluarga.

Atas desakan keluarga melawan kehendak hati, dia harus membuat pilihan yang tepat. Hanif Ashman satu mimpi. Hanif Azman pula satu relaiti. Tapi mimpi itu juga yang sentiasa membayangi hidupnya. Ah, sukarnya menidakkan takdir sedangkan cintanya hanya untuk Hanif Ashman seorang. Jadi, bagaimana?

Dia tekad, dilema ini harus dinoktahkan. Siapapun yang terpilih, dia akur akan melimpahkan kejujuran sepenuh hati. Tapi, siapakah antara mereka yang bakal mengisi hidupnya sepanjang hayat?